Transkripsi Audio: Bai'at Santri

Pendahuluan & Pembukaan

[00:00 - 04:45] Persiapan barisan di lapangan. Terdengar instruksi dalam bahasa Arab dan Indonesia untuk merapikan barisan dan menempatkan santriwan/santriwati pada posisi masing-masing.

[04:45] MC (Pembawa Acara) memulai acara:

"Ibtida'an, Bismillahirrahmanirrahim. Bai'atut thalabah li tarbiyatil mu'alliminal islamiyyah, Ma'hadil Ittihad Al-Islami. Raqmun tsulasah wa khamsina ba'da mi'ah (153) Al-Firdaus. Yaumas sabti, asyarah min rabi'ul awwal sanata alfin wa arba'a mi'atin wa sittata wa arba'ina hijriyyan. Muwafiqon bit tarikh arba'ata asyar min sibtambir sanata alfaini wa arba'i wa isyrina miladiyyan."

(Pembukaan Ikrar/Baiat Santri KMI Pondok Pesantren Al-Ittihad Al-Islami Angkatan 153 Al-Firdaus. Hari Sabtu, 10 Rabiul Awal 1446 H / 14 September 2024 M).

Susunan Upacara

Pembacaan Teks Bai'at (Ikrar Santri)

[13:30] MC: Qira'atu bai'atit thalabah. (Pembacaan Ikrar Santri, dipimpin oleh pembina dan diikuti oleh seluruh santri).

"Bismillahirrahmanirrahim.
Ubai'u ustadzi;
An uthi'a ustadzi;
An abirra walidayya;
An ajtahida bi ikhlasin;
An aqra'al qur'ana kulla yaumin;
An atakallama bil lughotil arobiyyah wal injiliziyyah kulla yaumin;
Alla udakhina;
Alla akdziba;
Alla atakhashoma;
Alla ahqira ahadan;
Alla ubdiya zinati illa ma dzoharo minha;
An atrukal fawahisya ma dzoharo minha wama bathon;
Ma yakunu min najwa tsalatsatin illa huwa rabi'uhum, wala khamsatin illa huwa sadisuhum, wala adna min dzalika wala aktsaro illa huwa ma'ahum ainama kanu."

Tausiyah (Nasihat Pembina)

[15:30] MC: At-tausiyah min ra'isil bai'ah, warraja' minal majmu'at istirahatan. (Nasihat dari pembina upacara, barisan diistirahatkan).

Ringkasan Isi Tausiyah oleh Ustaz/Kiai:

Innalhamdalillah... (Mukadimah).

"Anak-anakku sekalian, Rijalul Ghad dan Ummahatul Ghad yang saya banggakan. Alhamdulillah, pada kesempatan pagi hari ini Allah berkenan memberi kita kesehatan dan jatah usia, sehingga kita ditakdirkan berkumpul di tempat yang insyaallah diridai oleh Allah SWT."

"Pekerjaan kita hari ini berat dan tidak mudah. Perlu dorongan, perlu motivasi yang kuat untuk mewujudkan cita-cita, harapan, dan target dari pekerjaan kita hari ini. Sangat berat sekali. Mengapa dikatakan berat? Karena berhubungan dengan firman Allah SWT dan sabda Rasulullah SAW."

Beliau kemudian mengutip dan mentadaburi awal Surah Al-Muzzammil:

"Ikhtiar untuk mewujudkan itu tidak mudah. Sangat berat. Ustaz paham, kita di sini tidak main-main. Pekerjaan kita banyak, amal saleh kita banyak menanti. Menghafal Al-Qur'an, menelaah kitab, menyelesaikan target hafalan; itu semua berat."

"Tetapi, dari mana kekuatan itu didapat? Allah mengingatkan, bangunlah di sepertiga malam! Laksanakan shalat malam (Tahajud). Itulah as-syaddu wat'an wa aqwamu qila (yang paling tepat untuk menundukkan hawa nafsu dan paling mantap bacaannya). Salat malam adalah kekuatan terbesar kita dalam menghadapi segala aktivitas amal saleh yang sangat melelahkan di siang harinya."

"Kalian satu malam saja abai melaksanakan salat tahajud, maka kemalasan akan terus menghantuimu. Imam Syafi'i mengingatkan, bersabarlah kalian dalam berproses. Kesuksesan, kelazatan hidup, itu akan kita raih dengan cara bersusah payah dan lelah dalam berproses sebelumnya."

Penutup & Pembubaran